Bookmark and Share

BERITA

“Biru Langitku, Hijau Bumiku di Tahura

26 Juni 2019, 17:14:52 - Berita - Hits : 473 - Posted by shodiq
“Biru Langitku, Hijau Bumiku di Tahura

P3ejawa.menlhk.go.id, Gunungkidul. Hari ini, Rabu, 26/6/2019, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DLHK DIY) menyelenggarakan puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat DIY tahun 2019. Tema yang diusung sesuai dengan tema nasional, “Biru Langitku, Hijau Bumiku.
Peringatan ini digelar di Tahura, Bunder, Kabupaten Gunungkidul, dihadiri lebih dari 200 peserta undangan. Iven besar lingkungan ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti senam dan gerakan pungut sampah di lokasi Tahura Bunder, penyerahan berbagai penghargaan lingkungan hidup, dan penyerahan bibit pohon.
Pada kesempatan ini, digelar dialog interaktif dengan tema “Biru Langitku, Hijau Bumiku”. Dialog ini membahas seputar masalah polusi udara dan upaya mengatasinya. Menampilkan narasumber Wakil Bupati Gunungkidul—Dr.Drs.Immawan Wahyudi, MH, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (P3E Jawa) Ir. Edy Subagyo,M.P,  dan Kuncoro H.P  dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY.
Untuk diketahui, UNEP (United Nations Environment Programme) merupakan lembaga yang berada di bawah PBB yang membidangi lingkungan hidup menetapkan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2019, tentang Polusi Udara. Hari Lingkungan Hidup Internasional yang selalu diperingati 5 Juni itu, tahun ini  Tiongkok bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara.
 
Tema gerakan #beatAirPollution diambil karena berbagai jenis polusi udara global yang makin mengkhawatirkan dan membawa dampak  sangat serius bagi kesehatan dan lingkungan global.
PBB mencatat, setidaknya ada 6 penyebab utama polusi udara global yang mengakibatkan pemanasan global, yaitu aktivitas rumah tangga, industri, transportasi, pertanian, limbah dan penyebab lainnya.

Hutan Penjaga Peradaban
Gubenur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Budaya,Sosial, dan Kemasyarakatan—Drs.Tri Mulyono, M.M, menekakankan pentingnya hutan sebagai penjaga peradaban dunia.
“Sebagai paru-paru dunia, hutan memberi asupan oksigen bagi seluruh makhluk bumi.  Penting disadari, polusi udara telah mengancam kehidupan manusia. Untuk itu, secara nasional kita mengambil tema, Biru Langitku, Hijau Bumiku.” tegas gubernur DIY sebagaimana dikutip dari sambutannya.  
Lebih lanjut, orang nomor satu di DIY ini, mengatakan, upaya pengendalian polusi udara perlu diimbangi dengan menanam pohon untuk menambah kapasitas reduksi polusi udara. KLHK targetkan penanaman pohon 200 ribu ha tahun 2019 dan fokus pada  15 Das prioritas, 15 Danau prioritas, 65 dam bendungan, dan daerah rawan-rawan bencana.
Gerakan ini akan berdampak lebih besar jika seluruh pihak dengan target menanam dan memelihara 25 pohon seumur hidup. Target itu dapat dilakukan dengan cara menanam 5 pohon saat SD, 5  pohon saat SLTP, 5 pohon saat SMA, 5 pohon saat perguruan tinggi, dan 5 pohon lagi saat menikah.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menanam 25 pohon seumur hidup dalam rangka menjaga kualitas air, udara, tanah, dan ekosistem,” ujar orang nomor satu di DIY ini.
Pelopor Perubahan  
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Hj. Badingah.S.Sos dalam sambutannya yang bacakan Wakil Bupati Gunungkidul—Dr.Drs. Immawan Wahyudi, MH, mengatakan, peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini bertujuan untuk menyadarkan semua pihak agar turut bertanggung jawab merawat bumi dan sekaligus menjadi pelopor perubahan dalam penyelamatan lingkungan.
Pemerintah Gunungkidul, katanya, saat ini tengah berusaha menciptakan lingkungan hijau dan berseri melalui penghijauan dan taman kota di tempat-tempat wisata serta mendorong perilaku untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Tidak hanya itu, pemerintah Gunungkidul juga menggalakan dan mengyosialisasikan kepada masyrakat dengan menanam 25 pohon seumur hidup sebagaimana diinstruksikan pemerintah pusat.
“Keberhasilan mewujudkan lingkungan hidup yang berkualitas sangat dipengaruhi budaya dan pola hidup sehari-hari dalam masyarakat dalam mengelola lingkungan hidup,” tegas Badingah.


Hubungi Kami

ppejawa.com
Gamping Sleman Yogyakarta
Email : forum.ppej@gmail.com.com

 
Statistik Kunjungan
 
Vidio
 
GAUL

 

 
Copyright © 2015 PPEJ All Rights Reserved.